Kebijakan Bank Sentral China (PBOC) menurunkan nilai ambang mata uang
China terhadap dollar telah banyak mempengaruhi pasar uang pada hari
Selasa. PBOC menginginkan nilai tukar yuan ditentukan oleh mekanisme
pasar dan dari harga penutupan sebelumnya. Mata uang Yuan terdevaluasi
sebesar 2% pada hari Selasa.
Dolar Australia mendapat pukulan telak dari mitra dagang utama mereka
yaitu China dimana sentiment negative dari Negara tersebut terus
membebani aussie. Menurunnya data ekspor-impor China membuat pemerintah,
dalam hal ini bank sentral melakukan langkah untuk mendevaluasi mata
uang mereka supaya meningkatkan daya saing produk ekspor China
dipasaran.
Meski rilis data ekonomi Australia pagi ini (Westpac dan Wage Price
Index hasilnya positif) masih belum mampu menahan penurunan aussie.
Mata uang tunggal Eropa ini mencatatkan performa yang menggembirakan
pada hari Selasa setelah dilaporkan tercapainya kesepakatan antara
Yunani dan kreditur internasional dalam pemberian bantuan bailout
ketiga. Dalam kesepakatan tersebut, Yunani setuju untuk mengambil
langkah privatisasi dana dan administrasi terhadap bank yang mengalami
masalah pinjaman demi mendapatkan paket bantuan dana sebesar 86 milyar.
Pound sterling mengalami penurunan pada hari Selasa akibat menguatnya
dolar AS setelah kebijakan bank sentral China yang mendevaluasi mata
uang yuan. Dolar mendapat penguatannya karena yuan yang melemah sehingga
penguatan dolar menekan sterling. Pada Rabu pagi ini, pound terlihat
bergerak masih tertekan melemah terhadap dolar.
Hari ini akan dirilis data tenaga kerja Inggris yaitu Claimant Count
Change atau jumlah orang yang tidak bekerja diprediksi sebanyak 1.4K
atau turun disbanding sebelumnya 7.0K. jika sesuai perkiraan ini bagus
untuk ekonomi Inggris. Sementara data Average earning index atau index
pendapatan rata-rata 3 bulanan diprediksi naik hanya 2.8%, masih
lebih rendah dari sebelumnya 3.2%. kedua data ini akan memberikan
pengaruh besar untuk pergerakan sterling hari ini.
Mata uang yen Jepang kembali bergerak lanjutkan trend pelemahannya
terhadap dolar AS setelah dimana saat ini sudah berada diatas level
125.00 per dolar. Melemahnya yen banyak disebabkan oleh pergerakan dolar
itu sendiri yang memang memperoleh momentum penguatanya karena langkah
bank sentral China yang melemahkan mata uang yuan.
Emas sebelumnya sempat melemah akibat langkah bank sentral China pada
Selasa kemarin melemahkan mata uang yuan karena membuat dolar AS
mendapatkan keuntungan. Namun perlahan emas berbalik naik dan bergerak
stabil diatas level $1100.00 per troy ons.
Investor mencermati langkah bank sentral China yang mendevaluasi mata
uang yuan bisa berdampak pada akan ditundanya kenaikan suku bunga Fed
dalam waktu dekat ini.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB
BURUAN REGISTER SINYAL TRADING SIMPRO SEKARANG JUGA CLICK HERE
Testimony Profit Trading :
Training Forex & Emas :
Follow Us On Twitter ;
Informasi Hubungi :
Team Simpro
HP / WA 0813 8072 5502, 0812 1892 0962, 0812 8712 4092
0 komentar:
Posting Komentar