Pasar keuangan bereaksi kembali merespon langkah bank sentral China
mendevaluasi kembali mata uang yuan pada hari Rabu. Beberapa mata uang
bergerak lebih volatile karena hal tersebut.
Aussie yang sebelumnya melemah diawal sesi pada hari Rabu seiring
langkah otoritas moneter China kembali melemahkan nilai tukar yuan
membuat aussie tertekan dan juga melemah. Pelemahan aussie juga
menguntungkan untuk para eksportir Negara tersebut supaya barang
komoditas mereka bisa bersaing dipasaran.
Kemudian disesi AS tadi malam, aussie kembali bangkit untuk menguat dan
mendekati level 0.7400. disesi Asia pagi ini aussie tampak sudah mampu
sentuh area 0.7400
Euro menguat kelevel tertinggi dalam satu bulan pada hari Rabu karena
diuntungkan oleh kebijakan bank sentral China yang melemahkan mata uang
Yuan untuk hari kedua pada Rabu kemarin. Euro menguat terhadap yuan,
sementara terhadap dolar juga menguat seiring dolar melemah karena data
JOLTS Jobs yang dibawah perkiraan.
Euro melesat naik untuk keenam hari berturut-turut terhadap dolar
seiring tercapainya kesepakatan bailout Yunani dengan kreditur
internasional pekan ini.
Pound berhasil melesat naik kelevel tinggi dalam sepekan pada hari
Rabu meski hasil rilis data pekerjaan Inggris kurang menggembirakan.
Data pekerjaan Inggris dirilis dibawah harapan terutama tingkat
pendapatan rata-rata yang tumbuh dibawah perkiraan. Namun tingkat
pengangguran masih terjaga stabil sesuai perkiraan dilevel 5.6%.
Pound menguat karena pelemahan dolar AS pada Rabu malam, karena rilis data ekonomi yang buruk.
Yen Jepang diawal sesi Asia pada hari Rabu kemarin sempat mencatat
harga terendah terhadap dolar dalam dua bulan terakhir yaitu berada pada
posisi diatas 125.00 per dolar. Namun yen menguat kembali disesi New
York tadi malam karena dolar yang terkoreksi atas semua major
currencies.
Data Core Machinery Orders atau pesanan barang-barang mesin Jepang pagi
ini dirilis turun -7.9% atau lebih buruk dari perkiraan penurunan -5.3%.
sehingga membuat yen kembali melemah kembali untuk sesi Asia ini.
Harga emas teruskan kenaikan untuk kelima sesi berturut-turut pada
hari rabu dengan mencapai level tertinggi $1125.00. kenaikan emas masih
diuntungkan oleh langkah bank sentral China yang kembali mendevaluasi
mata uang yuan mereka pada hari Rabu kemarin. Sementara greenback
merespons negative karena investor menjadi khawatir bahwa gejolak pasar
uang akan merusak rencana kenaikan suku bunga The Fed.
Pada sesi Asia pagi ini emas diprediksi akan terkoreksi dari harga
tertingginya dan akan turun kebawah $1120.00 hingga $1116.00 namun
setelah itu diprediksi kembali bergerak bullish.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB
BURUAN REGISTER SINYAL TRADING SIMPRO SEKARANG JUGA CLICK HERE
Testimony Profit Trading :
Training Forex & Emas :
Follow Us On Twitter ;
Informasi Hubungi :
Team Simpro
HP / WA 0813 8072 5502, 0812 1892 0962, 0812 8712 4092
0 komentar:
Posting Komentar