Dolar
AS kembali menguat pada perdagangan akhir pekan lalu, membalikan
kerugian dibeberapa sesi sebelumnya. Data output industry AS tumbuh
signifikan dibulan Juli didukung oleh sector otomotif.
Pergerakan pasar hari ini diprediksi tidak terlalu volatile seiring minimnya data ekonomi penting yang dirilis hari ini.
EURO
Euro
diprediksi melemah hari ini masih ditekan oleh menguatnya dolar
melanjutkan pergerakan akhir pekan lalu. Data estimasi GDP euro pada
pekan lalu dirilis masih belum mencapai perkiraan tumbuh 0,3%.
Hari
ini akan dirilis data trade balance euro diprediksi tumbuh deficit
19.3B, atau turun dari sebelumnya 21.2B. jika sesuai perkiraan atau
diatas 19.3B akan memberikan penguatan euro.
POUNDSTERLING
Poundsterling
diawal pekan ini diprediksi bergerak cenderung stabil. Namun pagi hari
tadi telah dirilis data Righmove HPI yang mengukur indeks harga
perumahan Inggirs. Data tersebut dirilis turun sebesar -0.8%, disbanding
sebelumnya 0.1%.
Data ini dapat saja menjadi penggerak pelemahan sterling memasuki sesi perdagangan Eropa siang ini.
AUSIE
Pergerakan
ausie sepekan lalu cukup tertekan oleh karena kebijakan bank sentral
China yang mendevaluasi mata uang yuan. China sebagai mitra dagang utama
bagi Australia mendevaluasi mata uangnya karena bermaksud
membuat agar produk ekspor China lebih kompetitif. Dolar Ausie juga
ikut melemah dan ingin mengikuti pergerakan yuan karena Australia juga
ingin agar produk ekspor mereka tidak kalah dengan produk China.
YEN
Pagi
ini telah dirilis data prelim GDP kuartal kedua Jepang yang hasilnya
seperti yang diprediksi yaitu pertumbuhan ekonomi Jepang melemah. Meski
data yang dirilis -0.4% atau lebih baik dari perkiraan -0.5%, namun
tetap saja menunjukan penurunan disbanding kuartal sebelumnya yang
tumbuh 1.0%. Diprediksi pasar akan merespon rilis data tersebut, namun
kita masih mencermati bagaimana respon pasar selanjutnya.
GOLD
Harga emas menguat pada pekan lalu akibat kebijakan devaluasi yuan oleh PBOC yang memberikan kecemasan pasar akan terjadinya perang mata uang. Emas melesat naik kelevel tinggi 3 pekan. Namun diakhir pekan lalu harga emas terkoreksi dari ketinggiannya karena dolar yang berbalik menguat.
Harga
emas masih bergerak konsolidasi diatas level $1110.00 karena investor
yang cemas atas dampak devaluasi yuan terhadap rencana kenaikan suku
bunga AS. Namun permintaan terhadap emas fisik juga masih lemah.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB
BURUAN REGISTER SINYAL TRADING SIMPRO SEKARANG JUGA CLICK HERE
Testimony Profit Trading :
Training Forex & Emas :
Follow Us On Twitter ;
Informasi Hubungi :
Team Simpro
HP / WA 0813 8072 5502, 0812 1892 0962, 0812 8712 4092







0 komentar:
Posting Komentar