Langkah bank sentral China (PBOC) yang mendevaluasi mata uang yuan
sebesar 2% telah membuat pasar saham global dan regional Asia tergerus
dengan investor yang cemas akan terjadinya perang mata uang (currency
war).
Bursa saham Korea Selatan pada hari Selasa melanjutkan penurunannya
dimana saham-saham disektor konsumsi tertekan karena pelemahan mata uang
mereka. Sementara aksi jual investor asing masih menjadi tekanan yang
berat setelah melakukan penjualan bersih sebanyak 77.84 juta saham. Aksi
ini sudah berlanjut untuk yang kelima berturut-turut.
Bursa saham Hong Kong mencatatkan penurunan pada hari Selasa
disebabkan langkah bank sentral China yang berdampak pada sector
penerbangan. Indeks Hang Seng masih bergerak sideways diatas level
24000. Namun investor tetap mewaspadai pasar Hong Kong yang masih rentan
terhadap tekanan terutama jika dampak dari devaluasi mata uang yen
masih berlanjut.
Bursa saham Jepang mengalami penurunan sebanyak 0,4% pada hari Selasa
yang banyak dipengaruhi oleh langkah bank sentral China yang
mendevaluasi mata uang yuan. Aksi bank sentral China tersebut bermaksud
untuk mendorong perekonomian dan ekspor China agar bersaing dipasar
internasional.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB
BURUAN REGISTER SINYAL TRADING SIMPRO SEKARANG JUGA CLICK HERE
Testimony Profit Trading :
Training Forex & Emas :
Follow Us On Twitter ;
Informasi Hubungi :
Team Simpro
HP / WA 0813 8072 5502, 0812 1892 0962, 0812 8712 4092
0 komentar:
Posting Komentar